Dinas Pertanian Inhil Gelar Sosialisasi Penggunaan Aplikasi XStar untuk Distribusi BBM Subsidi di Desa Kuala Sebatu

 


Batang Tuaka – Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir secara resmi melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai tata kelola Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya jenis solar, di Desa Kuala Sebuntu Kecamatan Batang Tuaka. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (29/04) ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan distribusi energi bagi sektor pertanian. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah pengenalan dan implementasi aplikasi digital serta sistem barcode yang dirancang untuk mempermudah akses petani terhadap bahan bakar operasional alat mesin pertanian (alsintan).

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir Dian Reza, SE menekankan pentingnya transformasi digital dalam manajemen subsidi pertanian. Ia menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi XStar atau sistem pemindaian barcode bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah mekanisme kontrol yang ketat untuk memastikan bahwa subsidi negara benar-benar dinikmati oleh petani yang berhak. "Kami ingin memastikan bahwa setiap liter solar subsidi yang disalurkan tepat sasaran dan digunakan exclusively untuk kegiatan produktif pertanian, bukan untuk kepentingan komersial lainnya," ujarnya di hadapan puluhan petani dan perangkat desa yang hadir.

 Kabid Prasarana dan Sarana tersebut memaparkan bahwa prosedur pembuatan surat rekomendasi di Dinas Pertanian setempat telah disederhanakan seiring dengan adops teknologi ini. Dengan adanya sistem barcode, proses verifikasi identitas petani dan kepemilikan alsintan dapat dilakukan secara lebih cepat dan transparan. Hal ini diharapkan dapat memangkas birokrasi yang selama ini sering menjadi kendala bagi petani dalam mengakses bantuan operasional, sehingga mereka dapat lebih fokus pada peningkatan produktivitas lahan tanpa terhambat oleh urusan administrasi yang berbelit-belit.


Sementara itu, Kepala Desa Kuala Sebatu, Budi Wibowo, S.Kep., menyambut baik inisiatif Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir tersebut. Dalam keterangannya, Budi Wibowo menyatakan bahwa kehadiran sistem digital ini akan sangat membantu perangkat desa dalam melakukan pendataan dan monitoring penggunaan alsintan di wilayahnya. "Sebagai kepala desa, saya melihat ini sebagai peluang besar untuk menertibkan distribusi BBM di tingkat grassroots. Dengan barcode, kita bisa memiliki data real-time mengenai siapa saja petani yang aktif menggarap lahannya," ungkap Budi Wibowo.

Budi Wibowo juga menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan petani di Kecamatan Batang Tuaka. Ia menghimbau kepada seluruh kelompok tani di Desa Kuala Sebatu untuk segera mendaftar dan memahami cara penggunaan aplikasi tersebut agar tidak ketinggalan informasi terkait alokasi subsidi. "Kami akan berkoordinasi penuh dengan dinas terkait untuk memastikan tidak ada petani yang tertinggal. Ini adalah momen bagi kita untuk modernisasi cara bertani, dimulai dari efisiensi biaya operasional melalui BBM subsidi yang tepat guna," tambahnya dengan semangat.

Implementasi sistem barcode ini juga bertujuan untuk mendukung program nasional swasembada pangan berkelanjutan. Dengan jaminan ketersediaan solar subsidi yang mudah diakses, para petani diharapkan dapat meningkatkan intensitas pengolahan lahan menggunakan alsintan modern seperti traktor roda empat atau combine harvester. Efisiensi biaya bahan bakar akan secara langsung berdampak pada penurunan biaya produksi per hektar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan margin keuntungan petani dan stabilitas harga pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Para peserta sosialisasi tampak antusias mengikuti penjelasan teknis mengenai cara registrasi dan penggunaan barcode saat membeli solar di SPBU mitra. Petani diajarkan bagaimana menampilkan kode unik dari aplikasi mereka kepada petugas SPBU sebagai pengganti surat rekomendasi fisik yang rumit. Respons positif dari masyarakat menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan adaptasi teknologi, keinginan untuk mendapatkan kemudahan akses terhadap sumber daya pertanian tetap menjadi prioritas utama bagi komunitas agraris di Indragiri Hilir.

Kegiatan sosialisasi di Desa Kuala Sebatu ini diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Indragiri Hilir. Keberhasilan implementasi sistem XStar/barcode di tingkat kecamatan Batang Tuaka akan dievaluasi untuk kemudian diperluas cakupannya ke seluruh wilayah kabupaten. Dengan kolaborasi solid antara Dinas Pertanian, pemerintah desa, dan para petani, Indragiri Hilir optimis dapat mewujudkan ketahanan pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan di masa depan, didukung oleh infrastruktur dan regulasi yang semakin modern dan efisien.

Belum ada Komentar untuk "Dinas Pertanian Inhil Gelar Sosialisasi Penggunaan Aplikasi XStar untuk Distribusi BBM Subsidi di Desa Kuala Sebatu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel