Dampingi Wabup Tinjau GPM, Sekretaris Distan Inhil Dukung Penguatan Stabilitas Harga Pangan
TEMBILAHAN — Pemerintah Provinsi Riau bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersinergi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dan strategis dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mengamankan pasokan kebutuhan pokok masyarakat di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Tenis, Jalan Prof. M. Yamin, Tembilahan pada Kamis (21/5) pagi tersebut, ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Inhil, Yuliantini. Sinergi lintas sektor yang dimotori oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau melalui BUMD PT Riau Pangan Bertuah bersama TPID Kabupaten Inhil ini, sengaja dihadirkan untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang perayaan Hari Raya Iduladha yang tinggal sepekan lagi.
Di sela-sela kegiatan, Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir turut mengambil peran penting dalam menyukseskan GPM ini. Ditemui di lokasi acara, Kepala Dinas Pertanian Inhil yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Pertanian, Benny Murdhani, SP., M.MA, menegaskan bahwa keterlibatan sektor pertanian sangat krusial dalam rantai pasok pangan daerah, terutama saat menghadapi momentum hari besar keagamaan nasional.
Sekretaris menjelaskan bahwa Dinas Pertanian Inhil fokus pada penguatan sektor hilir, yaitu memastikan hasil tani lokal dapat terserap dengan baik dan langsung menjangkau konsumen tanpa melalui rantai distribusi yang panjang. Menurutnya, dengan memotong jalur distribusi tersebut, harga komoditas pertanian seperti cabai, bawang, dan sayur-mayur yang dijual di GPM bisa jauh lebih murah dibanding harga di pasar umum.
Sekretaris juga memaparkan bahwa keikutsertaan Dinas Pertanian dalam gerakan ini juga bertujuan untuk memetakan kekuatan produksi pangan di tingkat petani lokal. Melalui data ketersediaan pasokan yang akurat, Dinas Pertanian dapat memberikan masukan strategis kepada TPID untuk menentukan komoditas apa saja yang perlu diintervensi agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran yang memicu inflasi.
Langkah taktis Dinas Pertanian ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Wakil Bupati Inhil, Yuliantini. Dalam sambutannya, Wabup mengakui bahwa melambungnya harga bapok menjelang hari besar kerap menjadi beban berat bagi rumah tangga. Kehadiran pasar murah dengan harga miring ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah, demi menjaga ketahanan pangan keluarga.
Wabup Inhil juga menambahkan bahwa GPM merupakan bukti konkret kehadiran pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah. Dengan memastikan pasokan barang tetap aman dan harga terkendali, daya beli masyarakat Inhil diharapkan tidak tergerus oleh fluktuasi harga pasar yang tidak menentu menjelang Iduladha.
Acara GPM ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para Kepala OPD terkait, perwakilan Bulog, BWS, serta seluruh tim TPID Kabupaten Inhil. Di akhir peninjauan, Wabup Yuliantini bersama Benny Murdhani berpesan kepada seluruh masyarakat Tembilahan agar dapat memanfaatkan momentum Pasar Murah ini dengan optimal dan bijak sesuai kebutuhan rumah tangga masing-masing.



Belum ada Komentar untuk "Dampingi Wabup Tinjau GPM, Sekretaris Distan Inhil Dukung Penguatan Stabilitas Harga Pangan"
Posting Komentar