Kadistan Inhil Cek Kesiapan Layanan Darurat 110 di Sela Panen Raya Jagung Tempuling

 


Tempulimg – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Umar Hamdi, S.Pt, melakukan simulasi penggunaan layanan darurat 110 di hadapan Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di sela-sela acara Panen Raya Jagung Serempak Kuartal II Nasional di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling.

Simulasi dilakukan untuk memastikan masyarakat dan unsur pemerintah daerah memahami cara mengakses layanan kepolisian yang cepat dan responsif. Dengan menekan nomor 110, Kadistan Inhil memperagakan mekanisme pelaporan darurat yang langsung terhubung ke pusat pengaduan Polres Inhil.

Umar Hamdi menjelaskan, pengecekan layanan 110 ini penting dilakukan agar aparat dan masyarakat terbiasa menggunakan saluran resmi ketika menghadapi situasi darurat. Menurutnya, kecepatan informasi sangat menentukan dalam penanganan gangguan kamtibmas maupun insiden di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa sistem ini benar-benar berfungsi dan mudah diakses warga. Jika petani atau masyarakat menemukan hal mencurigakan di lahan pertanian, mereka bisa langsung melapor tanpa harus datang ke kantor polisi,” ujar Umar Hamdi.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora menyambut baik inisiatif Kadistan Inhil dalam mengecek langsung kesiapan layanan 110. Ia menegaskan bahwa Polri terus meningkatkan kualitas layanan publik melalui pemanfaatan teknologi komunikasi yang cepat dan terintegrasi.

“Layanan 110 gratis dan aktif 24 jam. Kami berharap masyarakat tidak ragu menggunakannya. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat kami bisa bertindak di lapangan,” kata AKBP Farouk.

Kegiatan simulasi ini mendapat perhatian dari para petani dan tokoh masyarakat yang hadir dalam panen raya. Mereka menilai sosialisasi layanan darurat di tengah kegiatan pertanian sangat relevan, mengingat wilayah perkebunan dan pertanian sering kali jauh dari jangkauan kantor polisi.

Kadistan menambahkan, sinergi antara Dinas Pertanian dan Polres Inhil akan terus diperkuat, tidak hanya dalam aspek ketahanan pangan, tetapi juga dalam menjaga keamanan wilayah pertanian. Dengan begitu, petani bisa bekerja dengan tenang tanpa khawatir terhadap gangguan keamanan.

Simulasi yang berlangsung singkat namun informatif ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran publik terhadap pentingnya sistem pelaporan cepat. Kadistan Inhil berharap, masyarakat Tempuling dan Inhil secara umum dapat memanfaatkan layanan 110 sebagai bentuk perlindungan diri dan lingkungan sekitar.(Red) 

Belum ada Komentar untuk "Kadistan Inhil Cek Kesiapan Layanan Darurat 110 di Sela Panen Raya Jagung Tempuling"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel