Mewakili Kadis Pertanian Inhil, Kabid PKH Hadiri Penyelesaian Administrasi Sapi Kurban Presiden di Kantor Gubernur Riau
Pekanbaru – Proses penyaluran bantuan kemasyarakatan sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Iduladha 2026 di Provinsi Riau memasuki tahap penyelesaian administrasi. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Melati Lantai 3 Kantor Gubernur Riau, Selasa 19 Mei 2026 pukul 09.00 WIB, dan dihadiri perwakilan peternak dari 12 kabupaten/kota yang sapinya terpilih.
Mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Zanroes Heryon,S.Pt hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi pejabat fungsional bidang peternakan untuk memastikan seluruh dokumen administrasi sapi bantuan dari wilayah Inhil berjalan lengkap dan sesuai prosedur yang ditetapkan Sekretariat Presiden RI.
Kegiatan penyelesaian administrasi ini melibatkan tiga pihak utama. Pertama drh. Mimi Yuliani Nazir selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau sebagai pihak penyelenggara. Kedua perwakilan Sekretariat Presiden RI sebagai pengelola program. Ketiga para peternak atau pemilik sapi dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau sebagai pihak penyedia hewan kurban.
Kepala Bidang mengatakan kehadirannya merupakan bentuk komitmen Dinas Pertanian Inhil dalam mengawal program bantuan kemasyarakatan Presiden hingga ke tingkat peternak. Ia memastikan bahwa sapi asal Inhil yang terpilih telah memenuhi seluruh syarat teknis, kesehatan, dan administrasi. "Kami hadir untuk memastikan tidak ada kendala dalam proses administrasi. Ini amanah Presiden yang harus kita kawal bersama sampai sapi benar-benar disembelih dan manfaatnya dirasakan masyarakat," ujarnya
Kepala Dinas PKH Provinsi Riau, drh. Mimi Yuliani Nazir menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi tahapan penting sebelum sapi diserahkan ke lokasi penyembelihan. Setelah administrasi selesai, tanggung jawab pemeliharaan sapi sepenuhnya berada di peternak hingga Hari Raya Iduladha. Dinas PKH provinsi bersama dinas kabupaten akan melakukan pemantauan berkala untuk memastikan kesehatan dan keamanan hewan tetap terjaga.
Tahun ini Provinsi Riau mendapat alokasi 14 ekor sapi bantuan Presiden. Rinciannya terdiri dari satu ekor untuk tingkat provinsi, satu ekor untuk tokoh masyarakat, dan 12 ekor lainnya didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota. Sapi untuk tingkat provinsi merupakan jenis Simental berbobot 1.013 kg milik peternak lokal Franto Kukuh dari Rokan Hilir yang akan disembelih di Mushalla Rumah Suluk Syekh Oesman Syahabuddin.
Dalam Berita Acara Nomor 005/BANMAS-SAPI/DPKH-RIAU/V/2026 disebutkan bahwa seluruh berkas administrasi dinyatakan lengkap, benar, dan sesuai syarat. Data fisik dan administrasi juga telah disinkronkan ke sistem data pusat Sekretariat Presiden RI. Tidak ada berkas yang dikembalikan atau perlu perbaikan ulang.
Kabid PKH menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendampingi peternak Inhil yang sapinya terpilih sebagai bantuan Presiden. Pendampingan mencakup aspek pakan, kesehatan, hingga teknis pengiriman ke lokasi penyembelihan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. "Ini kebanggaan bagi Inhil. Artinya kualitas ternak kita diakui. Tugas kami sekarang memastikan sapi tetap sehat dan bobotnya terjaga sampai waktu kurban tiba," tegasnya.
Berita acara penyelesaian administrasi dibuat rangkap tiga bermeterai cukup untuk Dinas PKH Provinsi Riau, Sekretariat Presiden RI, serta arsip peternak. Dengan selesainya tahap ini, seluruh pihak kini fokus pada masa pemeliharaan hingga penyerahan hewan kurban sesuai jadwal yang ditetapkan masing-masing daerah.(Red)

Belum ada Komentar untuk "Mewakili Kadis Pertanian Inhil, Kabid PKH Hadiri Penyelesaian Administrasi Sapi Kurban Presiden di Kantor Gubernur Riau"
Posting Komentar