Target Capai Program Peremajaan Kelapa Inhil 2026, Kadistan Pastikan Ketersediaan Bibit

 

Kadistan Inhil Umar Hamdi, S.Pt di Lokasi Penangkat Bibit Kelapa

Tembilahan – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir  terus menunjukkan keseriusannya dalam merealisasikan target ambisius program peremajaan tanaman kelapa. Dengan mandat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, daerah ini menargetkan pencapaian luas lahan peremajaan seluas 10.000 hektar pada tahun 2026. Langkah strategis ini diambil untuk mengembalikan kejayaan komoditas kelapa yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir Inhil, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani lokal.

Sebagai bagian dari upaya menjamin keberhasilan program tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir secara intensif melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi. Fokus utama dari pengawasan ini adalah memastikan ketersediaan bibit unggul kelapa yang berkualitas dan siap tanam. Hal ini dianggap krusial karena kualitas bibit menjadi faktor penentu utama dalam tingkat keberhasilan pertumbuhan dan produksi kelapa di masa depan, sehingga rantai pasok benih harus terpantau dengan ketat sejak dari sumbernya.


Kegiatan monitoring terbaru dilaksanakan pada Sabtu (09/05), di mana tim gabungan meninjau langsung lokasi penangkar bibit di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Enok. Peninjauan ini bertujuan untuk verifikasi lapangan terhadap kapasitas produksi penangkar serta standar kualitas bibit yang dihasilkan. Kecamatan Enok dipilih sebagai salah satu titik pantau penting mengingat potensi lahan dan antusiasme petani di wilayah tersebut terhadap program peremajaan kelapa cukup tinggi.

Tim monitoring dari jajaran Pemkab Indragiri Hilir dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Umar Hamdi, S.Pt. Ia didampingi oleh Kepala Bidang Perkebunan, Surya Surgana Akmal, S.STP, serta sejumlah staf teknis terkait. Kehadiran pimpinan dinas di lapangan menunjukkan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mengawal setiap tahapan program, mulai dari penyediaan input produksi hingga pendampingan teknis bagi para petani penerima manfaat.

Tidak hanya melibatkan pejabat daerah, kegiatan ini juga dihadiri oleh tim perwakilan dari Kementerian Pertanian RI yang terdiri dari Irjentan Bapak Suhardi, Herry Pramono, Akso Diana, dan Ibu Wulan Oktavianto. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Direktorat Jenderal Perbenihan, Bapak Syaiful. Keterlibatan langsung pihak pusat ini menegaskan pentingnya koordinasi vertikal dalam memastikan bahwa bantuan dan program yang digulirkan sesuai dengan standar nasional dan tepat sasaran.

Dukungan teknis juga datang dari tingkat provinsi, dimana UPT PSB Dinas Perkebunan Provinsi Riau turut serta dalam rombongan monitoring. Perwakilan tersebut adalah Dwi Gusrima Wijayanti, S.Hut, M.Sc, yang menjabat sebagai Plt. Kepala Seksi Pengujian Mutu dan Sertifikasi Benih. Keikutsertaan ahli sertifikasi benih ini sangat vital untuk memberikan jaminan bahwa bibit yang diproduksi oleh penangkar di Inhil telah memenuhi persyaratan mutu dan layak untuk didistribusikan kepada petani.

Menanggapi hasil monitoring tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Umar Hamdi, S.Pt, menyatakan optimisme terhadap pencapaian target. "Ketersediaan bibit unggul adalah kunci utama. Kami memastikan bahwa setiap bibit yang didistribusikan telah melalui seleksi ketat dan berasal dari penangkar terpercaya. Kolaborasi dengan Kementan RI dan Provinsi Riau ini memperkuat kepercayaan kami bahwa target 10.000 hektar pada 2026 dapat terwujud dengan kualitas yang terjaga," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan, Surya Surgana Akmal, S.STP, menambahkan aspek teknis dari pengawasan ini. "Kami tidak hanya melihat jumlah stok, tetapi juga kesehatan dan genetika bibit. Peninjauan ke Desa Simpang Tiga ini menjadi contoh bagaimana kami melakukan pendampingan secara berkala. Dengan sinergi semua pihak, kami yakin petani Inhil akan mendapatkan bibit terbaik untuk peremajaan kebun mereka, yang ultimately akan mendongkrak pendapatan ekonomi daerah," tutupnya.(Red) 

Belum ada Komentar untuk "Target Capai Program Peremajaan Kelapa Inhil 2026, Kadistan Pastikan Ketersediaan Bibit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel