UPT BBU Pekan Arba Intensifkan Persiapan Masa Tanam 2026
Pekanarba – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Unggul (BBU) Pekan Arba di bawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir kini tengah sibuk melakukan serangkaian persiapan matang menjelang masa tanam tahun 2026 Rabu (06/05)
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan ketersediaan benih unggul bagi petani serta menjaga ketahanan pangan daerah. Fokus utama saat ini tertuju pada percepatan pengolahan lahan dan kesiapan logistik pertanian guna mendukung produktivitas padi yang maksimal di musim tanam mendatang.
Kepala UPT BBU Pekan Arba, Dedi Prastiyo, S.ST, menegaskan bahwa target operasional telah ditetapkan secara ketat untuk minggu ini. Pihaknya menargetkan penyelesaian pengolahan lahan seluas 4 hektar dalam waktu tujuh hari ke depan. Pengolahan lahan yang cepat dan tepat waktu menjadi kunci agar jadwal tanam dapat berjalan sesuai rencana, sehingga pertumbuhan tanaman padi dapat optimal sejak awal periode vegetatif.
Untuk mendukung akselerasi pengolahan lahan tersebut, UPT BBU Pekan Arba telah menyiagakan sejumlah alat mekanisasi pertanian. Handtraktor dan mesin tebas telah disiapkan dalam kondisi prima dan siap beroperasi di lapangan. Penggunaan alat-alat modern ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi ketergantungan pada tenaga manual yang terbatas, serta mempercepat proses pembajakan dan perataan tanah sebelum bibit ditanam.
Selain aspek mekanisasi, ketersediaan sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Tenaga dalam atau pekerja lapangan telah dikerahkan untuk bekerja secara intensif menyelesaikan target lahan. Koordinasi antara operator alat berat dan tenaga lapangan dijaga agar sinergi pekerjaan tetap terjaga, memastikan bahwa setiap hektar lahan yang diolah memenuhi standar kualitas agronomi yang diperlukan untuk pertumbuhan padi yang sehat.
Di sisi lain, kesiapan bahan tanam juga telah diverifikasi sepenuhnya. UPT BBU Pekan Arba telah menyiapkan bibit semai siap tanam sebanyak total 120 kilogram yang terdiri dari dua varietas unggul. Komposisi bibit tersebut dibagi secara merata, yakni 60 kilogram untuk varietas Karya Putih dan 60 kilogram untuk varietas Inpari 50 Marem. Kedua varietas ini dipilih karena memiliki potensi hasil yang tinggi dan adaptabilitas yang baik terhadap kondisi lahan di Indragiri Hilir.
Dedi Prastiyo menjelaskan bahwa penanaman akan dilakukan secara bertahap mulai minggu depan. Jadwal tanam akan diawali dengan penggunaan benih varietas Karya Putih sejumlah 60 kilogram terlebih dahulu. Setelah itu, proses tanam akan dilanjutkan dengan varietas Inpari 50 Marem sebanyak 60 kilogram. Penjadwalan bertahap ini bertujuan untuk memudahkan manajemen perawatan dan pemantauan pertumbuhan masing-masing varietas di lapangan.
Dengan persiapan yang komprehensif ini, UPT BBU Pekan Arba memasang target produksi yang ambisius namun realistis. Pihaknya menargetkan hasil panen sebesar kurang lebih 4 ton dari luas lahan yang dikelola. Target ini dicapai dengan prinsip memaksimalkan potensi lahan dan menggunakan input pertanian berkualitas, termasuk pemupukan berimbang dan pengendalian hama terpadu yang akan diterapkan selama masa pertumbuhan tanaman.
Komitmen Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir melalui UPT BBU Pekan Arba ini menunjukkan keseriusan dalam mendorong sektor pertanian lokal. Dengan kesiapan lahan, alat, tenaga, dan bibit yang sinkron, diharapkan masa tanam kali ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan panen yang melimpah. Keberhasilan ini nantinya tidak hanya akan menguntungkan pihak UPT, tetapi juga menjadi contoh bagi petani sekitar dalam menerapkan budidaya padi yang efisien dan produktif.(Red)




Belum ada Komentar untuk "UPT BBU Pekan Arba Intensifkan Persiapan Masa Tanam 2026"
Posting Komentar